Selasa, 08 Februari 2011

Bukan yang ku inginkan ...

keteguhan hati mu tlah meluluhkan hati ku
saat pendiriamu tak tergoyahkan
salut ku melihatnya
namun saat hati sudah mulai menyukai
mengapa sikapmu tak lagi hangat
beginilah cara ku tapi tak bermaksud kau mengikuti jalanku
bukan ini yang ku inginkan ...
tak pernah ku mengeluh atas rejekimu
ku ingin hanya sedikit waktu mu untuk ku ..

Sabtu, 29 Januari 2011

Palu dunawi ...

Saat sang pujangga yang di nanti tiba
melalui mata sang elang
yang terlihat hanyalah kesempurnaan
burung yang bernyanyi tak engkau hiraukan lagi
entah apa yang mereka kicaukan
hanya terasa apa yang ingin dilihat
Hati ini hanya ingin damai tentram 
seperti mereka yang dipilih oleh hati
mereguk pahit getir duniawi
untuk mencapai manisnya syurgawi
Tapi yang di impikan hanya angan semu
ketika jatuh palu pada mu
hanya bisa menundukkan mata
menumpulkan hati
menajamkan kebaktian
hanya untuk melihat sebuah senyum
senyum yang membuat hati perih
senyum yang menempa diri menjadi pecemburu
senyum yang hanya ingin tangis orang lain
Apakah kau tahu?
terbiasa menjadi pribadi karang
hanya membuat ia sedih
ia tak bersalah tapi ia mengerti
Wahai sang penjaga langit
hanya kau yang tahu bagaimana bentuk hati ini
hati yang berubah menjadi bisa
yang siap mengubah sebuah hati
.......... :'(

Jumat, 21 Januari 2011

P A C A R A N

Kalo ditanya dengan anak-anak SMA tentang apa aja yang dilakuin sang pacar kepada mereka saat ngejalanin yang namanya pacaran
Pacaran itu enak loh, ada yang anter jemput sekolah, ada yang merhatiin, ada yang nanyain kabar, ada yang anter makanan, ada yang nelponin tiap saat, ada yang nina boboin sebelum tidur, bla.. blaaa. ballaaa ...
Itu lah jawaban-jawaban yang banyak kita dengar dari mereka. Padahal jika kita telusuri dari zaman nabi pun tidak ada yang namanya pacaran. kalau kita tanya dengan ibu atau ayah kita pasti mereka menjawab,
"dulu ibu sama ayah tuh ga ada pake acara pacaran-pacaran, udah ketemu ya langsung minta dilamar, truz nikah dee ... Tapi kami dulu ga kayak anak zaman sekarang, sedikit-sedikit pegang-pegang, sekarang anak-anaknya sudah pada berani .. Kalau ibu-bapak dulu ketemu itu cuma malem minggu itu juga ditemenin sama nenek kamu, katanya sih supaya ga kelayapan mending dirumah aja .."
Nahh loo kalau sudah dijawab begitu apakah kita juga harus seperti itu juga ya..?
hmmmmmmmm
Zaman sekarang anak-anak sudah mengenal yang namanya pacaran dari bangku SD untung-untung ga dari TK ya .. Bagi mereka kalau cowok sudah sering sms ataupun jalan bareng itu sudah namanya pacaran meskipun tidak ada obrolan serius ke arah sana. Dan  masa yang sangat labil bagi mereka yaitu saat-saat puber pertama, segala sesuatu pengen dicoba.
Kita nonton yuk, di bioskop, ehh yang ditonton film dewasa padahal umur masih anak-anak dan belum pantas untuk menonton yang kayak gituan, abis nonton di praktekin dee .. nahh inilah penyakit yang sangat cepat meracuni pikiran anak bangsa..
Lain lagi dengan gaya pacaran anak kuliahan yang masih berfikiran untuk hura-hura dan belum memiliki kewajiban pekerjaan. (ni cerita real dari mereka ya ..) Bagi anak kuliahan apa lagi yang lagi merantau sangat penting unutk cari pacar yang punya kendaraan pribadi sendiri. Menurut mereka sih biar irit pengeluaran. Apalagi bisa makan siang gratis di traktir oleh sang pacar ..
wuuiihh wuuihhh wuiihhh ...
Kalau lagi di smsin temen buat belajar bareng pasi jawabannya "maaf ya ga bisa hari ini soalnya beibz ku lagi ngajak jalan niy.." Tinggal kita sebagai temennya aja yang ngedongkol.
Trus kalau gaya pacarannya orang yang sudah punya pekerjaan beda lagi. Kebanyakan sih saat karier nya mulai menaik, lupa dengan namanya menjalin hubungan khusus dengan cewek. Bagi mereka pacarannya sudah berbeda dengan di saat-saat sekolah. Kalau sudah kerja sudah mulai ingat umur, ingat wejangan keluarga.
"ndok, kapan kamu mau nikah? ibu ini sudah tua, ibu pengennya liat kamu nikah, punya anak, biar ibu ini masih bisa nimang cucu .."
 Yahh tinggal kita nya aja yang mulai berfikir keras supaya cepet dapet jodoh. Jadi bagi mereka yang sudah kerja, yang terpenting dilihatnya dari seorang wanita adalah wanita yang berasal dari keluarga baik-baik, dapat memberikan keturunan dan dapat merawat keluarga dengan baik. Hanya itu.

Tapi jika kita berfikir, alangkah sayangnya tubuh ini jika dari awal sekolah saja sudah banyak yang menikmati dan belum tentu orang yang menikmati tubuh kita ini adalah orang yang pada akhirnya akan menjadi pendamping kita hingga ajal menjemput.
Oleh karena itu marilah para generasi muda, kita bercermin apakah "pacaran" yang selama ini kita lakukan lebih banyak berdampak baik ata malah berdampak buruk bagi kita sendiri ..
^v^ 






.

Sabtu, 15 Januari 2011

Mungkin ini Salah ku ..

saat ku mendengar cerita dari mu,
hati ku bergetar, apakah semua karena ku?
karena ku engkau menahan hati
karena ku engkau menahan amarah mu
terenyuh aku mendengarnya ..

setelah q mengadu pada_Nya
mencurahkan semua rasa gundah ini
tak terasa butiran hangat ini menetes
rasa bersalah terus menghantui fikiran ku
apakah ini semua salah ku?

 tak tahan rasanya hati ini menampung semua nya
dan ternyata jawaban mu menenangkan hati yang rapuh ini
sebab nya bukan hanya dari satu tapi kedua belah pihak
dan mensyukuri kesempatan ini
kesabaran ini pasti akan membuahkan hasil
hasil yang indah yang di idamkan semua orang ..
.. ^v^ ..

Minggu, 26 Desember 2010

Diam Ku

saat ku baca rangkaian kata-kata mu
tak pernah terlintas dalam fikir ku
lisan mu akan melahirkan kata-kata sekasar itu
memang benar kata mereka
satu lisan tak terjaga meruntuhkan seribu akhlak mulia
satu goresan akan membuat bakat yang bertahan lama
satu kata kasar menghilangkan kepercayaan ku padamu
tak biasa aku mendengarnya
tak pernah aku di ajarkan melontarkannya
tak pernah aku berniat melakukannya
sekarang ku hanya bisa diam
harapan ku kau dapat menjaga lisan mu
lisan yang terjaga akan menentukan tingkat kecerdasan mu
lisan yang terjaga akan menentukan tingkat kesabaran mu
dan lisan yang terjaga akan menentukan pantas tidak kah dirimu mendampingi ku ..
kau membuat ku ragu ...

Senin, 13 Desember 2010

Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an katsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga :

  • lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain,
  • lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain
  • lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri

Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Allah SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Allah Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.

Dalam Al-Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:

  1. Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.
  2. Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.
  3. Cinta mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.
  4. Cinta syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.
  5. Cinta ra’fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma – norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).
  6. Cinta shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)
  7. Cinta syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur’an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur’an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb al muhibbi
  8. Cinta kulfah. yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)
Nah cinta manakah yang akan kau pelihara dalam hati mu..???

Sabtu, 11 Desember 2010

Rahasia Indah .. ^v^

ku terbiasa merahasiakan cinta ku
dari kumbang-kumbang yang terbang berdatangan silih berganti
dari semut-semut yang datang berduyun-duyun
dari cicak-cicak nakal
tapi tak bisa ku sembunyikan dari Mu

tiap detik ku mengagungkannya
tiap menit ku memikirkannya
tiap jam ku membicarakannya
tiap hari ku menginginkanya
tapi apakah ini salah??

kata mereka untuk apa menyembunyikannya,
perlahan-lahan semerbak harum nya pasti akan tercium juga
semerbak harum kasturi yang menusuk penciuman

tak pernah terbaca dalam kata larangan itu
tak pernah terucap dalam lisan niat itu
hanya terukir dalam hati yang lembut dengan goresan tinta sayang ..

semiga ini benar ...